I.
PENDAHULUAN
Survey
pendahuluan (preliminary
survey) merupakan proses
yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman
yang mendasar mengenai suatu subyek yang diduga akan menimbulkan risiko
dari suatu rencana tujuan yang akan diperiksa.
Sekira 700 tahun lalu kawasan Pihiq
adalah kawasan pemukiman masyarakat adat Dayak yang dibuktikan dengan
keberadaan tanam tumbuh (durian, rambutan, belian, langir, manggis, dll) dan
situs-situs bersejarah lainnya seperti sandong. Sandong
adalah rumah mayat yang
berbentuk rumah-rumahan kecil yang tinggi. Selain itu ditemukan barang keramik
atau pecah belah lainnya yang diduga merupakan peralatan yang digunakan sebuah
komunitas pada jaman itu.
Demikian
pula kawasan Bukit Batu Daya, yang keindahannya mempesona sebagai bongkahan
bukit batu yang besar. Kenapa kawasan Pihiq dan kawasan Bukit Batu Daya ditinggalkan?
Sampai sekarang belum ditemukakan jawabannya. Yang pasti, kini kawasan hutan
Pihiq dan Bukit Batu Daya sudah terletak ditengah-tengah hamparan perkebunan
kelapa sawit.
Adapun yang ingin diketahui dalam
survei pendahuluan ini adalah ingin mengetahui latar belakang dalam waktu yang
relatif singkat mengenai semua aspek yang terkait dengan keberadaan obyek
wisata religi kawasan hutan adat Pihiq dan Bukit Batu Daya.
II.
MAKSUD DAN TUJUAN
Adapun maksud dan
tujuan diadakannya survei pendahuluan ini adalah:
1.
Untuk mendapatkan informasi mengenai subyek yang disurvei secara
obyektif.
2.
Untuk menyampaikan fakta dan data yang dapat membantu para
pengambil keputusan untuk menentukan sikap dan kebijakannya.
3.
Memperoleh informasi awal yang benar dan obyektif.
4.
Memahami secara lebih komprehensif aspek historisitas, lingkungan
hidup, tatanan masyarakat adat, keberadaan stakeholder dan orang-orang kunci
yang terkait dengan keberadaan kawasan hutan adat Pihiq dan Bukit Batu Daya yang
diusulkan menjadi kawasan wisata religi.
Survey pendahuluan dapat menjadi sarana
yang baik untuk menganalisis subyek dan obyek kawasan wisata religi yang
sebelumnya tidak dikenal menjadi terkenal dan ingin dikunjungi para wisatawan
yang suka dengan tema-tema wisata religi.
III.
KEGIATAN PRELIMINARY SURVEY
Ada beberapa tahapan kegiatan yang
dilakukan diantaranya:
a.
Melakukan studi awal
Studi awal yang dilakukan dalam
kegiatan ini mencakup penelaahan atas kertas kerja yang mungkin pernah ada pada
tahun-tahun sebelumnya yang pernah didokumentasi Pemerintah setempat atau
stakeholder lainnya yang akan membantu untuk lebih memahami subjek penelaahan.
a.1.
Studi awal kawasan Pihiq dilakukan di ring 1 (Dusun Jelutung), ring
2 (Desa Matan Jaya dan Kecamatan Simpang Hilir) dan ring 3 (Kabupaten Kayong
Utara & Provinsi Kalbar), meskipun banyak cara untuk mengakses informasi secara elektronik
dari lokasi yang jauh.
a.2.
Sedangkan kawasan Bukit Batu Daya, dilakukan hal yang sama secara
administratif sesuai dengan wilayahnya.
b.
Pendokumentasian/Documenting
Beberapa hal yang dilakukan pada saat
pendokumentasian adalah:
b.1.
Identifikasi subyek
dan obyek;
b.2.
Identifikasi Kelemahan/Weakness
dan Ancaman/ Threat subyek dan obyek;
b.3.
Identifikasi
Kekuatan/Strength dan Kesempatan/ Opportunity subyek dan obyek;
b.4.
Kuesioner;
c.
Bertemu Klien
c.1
Identifikasi
kompetensi klien
c.2
Menggali informasi
dari klien
d.
Mengumpulkan Bahan
Bukti
d.1 Perencanaan/Planning;
d.2 Pengorganisasian subyek dan obyek wisata;
d.3 Pengarahan Pemerintah Daerah;
d.4 Identifikasi masalah;
e.
Pengamatan/Observing
e.1 Menentukan tujuan, sasaran dan hasil;
e.2 Kontrol tujuan, sasaran dan hasil;
e.3 Evaluasi resiko;
f.
Pembuatan Peta
g.
Pelaporan
IV.
TEMPAT PRELIMINARY SURVEY
Survei pendahuluan ini
dilaksanakan di kawasan hutan adat Pihiq, Dusun Jelutung, Desa Matan Jaya,
Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Dan kawasan Bukit Batu Daya, Desa
Batu Daya Kecamatan Simpang Dua, Kabupaten Ketapang.
V.
WAKTU PRELIMINARY SURVEY
Survei pendahuluan ini
dilaksanakan pada bulan Mei, Juni dan Juli 2017. Dan akan dilanjutkan dengan
tahapan survey mendalam lainnya.
VI.
TIM PRELIMINARY SURVEY
Tim survei pendahuluan
ini terdiri dari unsur-unsur:
a.
Dinas Pariwisata Prov.
Kalbar
b.
Forum Pencinta Budaya
dan Wisata Kalbar
c.
Kelompok Peminat Wisata
Tematis
VII.
BIAYA PRELIMINARY SURVEY
Biaya survei
pendahuluan ini dibebankan kepada Tim Preliminary Survey itu sendiri karena
sifatnya partisipatif dan inisiatif bersama. Namun tidak menutup kemungkinan
adanya sumbangan atau partisipasi dari stakeholder yang peduli.
Demikian kerangka acuan ini dibuat untuk menjadi
pegangan Tim Preliminary Survey untuk melaksanakan tugasnya. Terima kasih.
Pontianak, Mei 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar